Wabup Banjar Dukung Penanggulangan Sampah

194

Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, selain memiliki jiwa yang sporty ternyata ia juga menaruh kepedulian yang sangat tinggi terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Seusai membuka acara Lomba Angkat Lumpur dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional, di Pasar Martapura, Sabtu (20/2).

Ia langsung bergegas menuju Aula Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman Banjar untuk melihat Lomba Kreasi 3R (Reuse, Reduce dan Recycle) dan Lomba Pidato Tentang Kebersihan dan Lingkungan, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional yang dilaksanakan oleh Badan Lingkungan Hidup Banjar bekerjasama dengan Disperkim Banjar.

Kedatangan Wakil Bupati ini sontak saja membuat para peserta lomba yang berasal dari siswa SD, SMP/sederajat se-Kabupaten Banjar ini terkejut karena tidak menyangka kedatangannya.

Para guru pendamping dan peserta lomba terlihat sangat senang bisa bertatap muka langsung dan bersalaman dengannya. Selain bersalaman, tanpa sungkan mereka mengajak putera dari pengusaha H Mansyur ini untuk berselfie dan foto bersama.

“Ulun kada menyangka Wakil Bupati mau datang melihat perlombaan ini ditengah kesibukannya sebagai kepala daerah, tentu saja kedatangan beliau membuat kami dan para peserta sangat senang. Hal ini merupakan salah satu respon positif dari Wakil Bupati untuk ikut andil dalam menjaga kelestarian daerah kita,” ucap salah satu guru pendamping.

Lomba kreasi 3R ini merupakan inovasi dari pemerintah untuk menanggulangi permasalahan sampah terutama sampah nonorganik yang bisa merusak lingkungan, karena racun dan berbagai macam zat kimia yang terdapat pada sampah nonorganik, serta proses penghancurannya yang memakan waktu sangat lama.

“Alhamdulillah ulun sangat senang bisa datang ke sini, bersilaturahmi dengan peserta lomba dan guru pendamping. Para siswa ini menunjukan kreativitas yang sangat tinggi, sampah yang awalnya dianggap sebagai limbah mampu diubah menjadi barang yang bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi,” tutur Wakil Bupati.

Ia menambahkan, dalam hal menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama, pemerintah tidak akan mampu menjalankan program-program yang sudah dicanangkan apabila masyarakat tidak mau ikut berperan secara aktif.

“Mari kita sama-sama menerapkan pola hidup bersih dan sehat, kita tidak ingin melihat kondisi lingkungan kita menjadi rusak, kotor, bau, dan tidak sehat. Jangan membuang sampah sembarangan, manfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos yang bisa dimanfaatkan untuk kesuburan tanaman,” himbau Wakil Bupati.

You might also like More from author